Merpati Putih dan Penelitian Ilmiah

Tahun 1973

Kerjasama dengan penelitian dan pengembangan Akademi Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Udara dan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Yogyakarta. Penelitian mengenai Perbandingan Latihan Metode Merpati Putih dengan Metode Aerobics DR. Cooper terhadap Kesegaran Jasmani.
Obyek Penelitian :
– 20 orang Taruna dilatih dengan metode DR. Cooper
– 20 Orang Taruna dilatih dengan metode Merpati Putih.
Cara Penilaian
– Sesuai dengan penilaian dari DR. Cooper yang inenilai kemampuan aerobics yaitu kemampuan sistem respirasi dan kardiovaskuler
– Aerobics dan Margaria, yaitu menilai kemampuan otot-otot untuk bekerja secara anerobics
– Mengukur Timed Vital Capacity untuk menilai sifat kelenturan jaringan paru-paru.
Kesimpulan
1. Kelompok taruna yang dilatih dengan metode Merpati. Putih yang latihan aerobic-nya kurang, berhasil menyamai kelompok Taruna dengan Metode Aerobics DR. Cooper.
2. Waktu untuk berlari menempuh jarak 1600 meter serta Timed Vital Capacity antara kedua kelompok tidak ada perbedaan.
3. Dari peengamatan yang telah dilakukan ini dapat diduga bahwa metode latihan Merpati Putih tidak inenimbulkan suatu kelainan yang bersifat merugikan / mengganggu kesehatan.
4. Kelebihan dari metode Merpati Putih dapat inenarnbah keinampuan
Penelitian ini dipimpin oleh Prof. DR. Achmad Muhammad dari Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada Jogyakarta.
Tahun 1983
Kerjasama dengan Pusat Jasmani Militer Komando Pengembangan Pendidikan dan Latihan TNI AD. Penelitian tentang Latihan Pernafasan Merpati Putih untuk mendapatkan daya tahan, menghimpun serta penyaluran tenaga.
Obyek Penelitian :
Prajurit TNI AD yang dilatih metode Merpati Putih selama satu tahun penuh.
Cara Penilaian
Cara penilaian diarahkan pada faktor pendukung peningkatan kemampuan jasmani, yaitu
1. Unsur Postur Tubuh
2. Unsur Kesegaran Jasmani
3. Unsur ketangkasan
Kesimpulan
1. Latihan Pernafasan Merpati Putih perlu disebarluaskan dilingkungan TNI AD khususnya dan ABRI pada umumnya.
2. Program latihan pernafasan sangat ekonomis, efisien dan efektif karena tidak menuntut sarana, prasarana, waktu dan biaya yang mahal.
Tahun 1984
Bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Pusat Pertamina Jakarta. Penelitian tentang Manfaat latihan Merpati Putih untuk meninggikan kesiagaan Fisik Mental.
Obyek Penelitian
– 5 Orang wanita, berumur antara 25 – 35 tahun
– 19 orang pria, berumur antara 29 – 42 tahun
Cara Penilaian
– Kemampuan Aerobics dinilai dari bilangan nadi, sesudah objek penelitian coba melakukan kerja selama 6 menit dengan beban 100 W (wanita) dan 125 W (Pria) dengan mendayung ergometer Sepeda Listrik (Eleina Schonander) .
– Kekuatan statik otot, dengan mengukur kuat genggam tangan kanan dan kin pada Dinamometer Genggam TTK.
– Daya pernafasan, dengan mengukur kekuatan otot pernafasan
  1. MBC (kemampuan bernafas maksimum) dengan frekuensi pernafasan 60 (wanita) dan 50 (pria).
  2. VC (Kapasitas Vital).
  3. FEV (penghembusan nafas paksa dalam satu detik).
– Daya Konsentrasi dan reaksi (Psikofisiologis) dengan 3 jenis, yaitu
a. Ukuran Kesiagaan Mental (Bourdon Wiersina)
b. Waktu Reaksi
c. Frekuensi kedip kritik (ukuran kesiagaan sentral )
Kesimpulan
1. Semua fungsi fisiologis dan psikologis kecuali waktu reaksi dan frekuensi kedip kritik, inenunjukkan kenaikkan (perbaikan).
2. Hal yang ditonjolkan sebagai suatu ciri khas latihan Merpati Putih, ialah latihan-latihan kerutan otot secara isometrik, yang di harapkan akan menaikkan kekuatan otot. Agaknya dapat dibuktikan dari perbaikaan MBC (kemampuan bernafas Maksimum), VC (Kapasitas Vital) dan FEV (Penghernbusan nafas paksa dalam 1 detik), disamping penambahan kekuatan genggam tangan.
Tahun 1985
Bekerjasa sama dengan Batalyon Infantri 203/Arya Kamuning.
Obyek Penelitian
Seluruh anggota Batalyon Infantri 203/Arya Kamuning dilatih dengan menggunakan metode Merpati Putih selama 5 bulan, dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu @ 90 menit.
Kesimpulan
1. Kemampuan kesegaran jasmani meningkat
2. Kemampuan ketrampilan perorangan ikut meningkat, terbukti Prestasi Yon If. 203 dalam lomba serangan batalyon Seluruh Indonesia (1985) berhasil keluar sebagai juara Pertaina dengan mencatat waktu lebih cepat dari yang ditetapkan.
Tahun 1987
Bekerjasama dengan Yayasan Jantung Sehat dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta. Penelitian dipimpin oleh Dr. Dede Kuswara
Obyek Penelitian
– 2 Orang Tingkat Dasar Dua dengan usia 60 tahun keatas
– 2 Orang Tingkat Balik Satu dengan usia 40 – 55 tahun
– 2 Orang Tingkat Balik Dua dengan usia 30 – 40 tahun
Obyek coba diminta untuk mengadakan latihan Merpati Putih selama 60 (enampuluh) menit, kemudian diteliti tingkat kesegaran jasmani dan pemulihan kembali pada kondisi fisik semula.
Kesimpulan
1. Tingkat kesegaran dinyatakan baik dan meningkat
2. Pemulihan kondisi fisik ke keadaan semula relatif cepat.
Tahun 1990 – Sekarang

Bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan ISTN Jakarta. Sampai saat mi masih diteliti tentang Explosive Power.

 

Materi Tingkat Balik 1

Gerak Dasar :
1. Gerak Kaki Serangan
  • Guntingan
  • Cecakan
Rangkaian Gerak Praktis Dasar I:
1. mundur tangkisan bawah tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan depan.
2. mundur ke samping tepakan dua atas, maju tebasan datar sodokan silang.
Rangkaian Gerak Praktis Dasar II :
1. maju simpir ayunan maju keprukan sodokan atas, mundur ke samping punggung siku datar tangkisan atas pukulan silang.
2. mundur ujung siku bawah srimpet patah tebu, maju tendangan samping, (putar badan) tangkisan atas maju tendangan belakang.
Gerak Praktis Balik I :
1. Mundur simpir ujung siku bawah, mundur tangkisan bawah pukulan silang. Maju keprukan sodokan atas.
2. srimpet ayunan, pengkalan, sirkel bawah.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar I :
1. Maju samping tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan samping.
2. hadap kiri pancer, srimpet potongan maju tebasan datar sodokan silang.
3. balik hadap ujung siku datar maju tendangan depan.
4. hadap kanan mundur simpir tangkisan bawah maju tendangan samping, putar badan maju tendangan belakang.
5. melangkah maju ayunan hadap kiri maju ke samping tepakan dua atas maju ujung siku datar maju tendangan sabit.
6. hadap kiri srimpet totokan, maju tenbangan bawah.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar II :
1. Maju samping tangkisan atas sodokan datar, ganti langkah mundur tangkisan silang atas maju tendangan depan.
2. geser depan ujung siku bawah putar badan tendangan belakang, maju silang tangkisan bawah, putar badan geser kaki sabetan sodokan atas (berubah arah), maju gajulan tendangan samping, jlontrotan, sirkel bawah.
3. mundur simpir tangkisan atas mundur leyek belakang tangkisan bawah, mundur ke samping tangkisan punggung siku bawah, maju keprukan sodokan atas.
4. maju simpir tepakan dua atas, melangkah mundur tarik tampar siku maju tendangan sabit maju tebangan bawah, maju ujung siku datar.
5. geser belakang balik hadap keprukan sodokan melingkar (berubah arah), tendangan samping.
Gerak Terikat Balik I :
1. Mundur silang leyek belakang ayunan, maju samping putar badan sabetan, geser kaki depan sodokan atas maju punggung siku datar.
2. maju silang putar badan tangkisan atas (berubah arah) geser belakang tangkisan punggung siku bawah, melangkah mundur patah tebu.
3. geser depan leyek belakang potongan (berubah arah), maju tendangan sabit, sirkel atas, gamparan bawah.
4. Berdiri putar badan belakang tangkisan bawah, srimpet potongan, melangkah maju tangkap kunci I.
5. maju simpir putar badan leyek belakang ayunan tebangan datar, sirkel bawah, mundur simpir mundur leyek belakang tangkisan bawah.
6. Mundur samping totokan, mau tangkisan atas sodokan silang, geser belakang leyek belakang tangkisan punggung siku bawah, maju tendangan sabit.
Rangkaian Gerak Berpasangan Balik I :
1. Orang pertama (A)
1) Maju samping tebangan datar (kanan) tangkisan atas (kiri), ganti leyek, tebangan datar (kiri) tangkisan atas (kanan).
2) Pegang tangan kiri lawan, kait siku kiri lawan (dengan tangan kiri), tangan kiri memegang pergelangan tangan kanan (tangkap kunci 2), lakukan tangkap kunci 2, teknik jatuhan belakang, tendangan depan, berdiri kanan kuda-kuda depan.
3) Loncat maju tendangan depan (kanan), jlontrotan (kanan), kanan kuda-kuda depan.
4) Putar badan tendangan belakang, maju simpir putar badan (sambil menunduk), maju leyek belakang tangkisan punggung siku.
5) Maju simpir, putar badan sabetan.
2. Orang kedua (B)
1) Maju samping tebangan datar (kanan) tangkisan atas (kiri), ganti leyek, tebangan datar (kiri), tangkisan atas (kanan).
2) Pelepasan tangkap kunci 2 (badan merendah, kaki kanan maju simpir putar badan, tangan kanan sautan ke kaki depan lawan, kaki kiri geser kedepan sambil jatuhkan lawan), mundur, siap kanan kuda-kuda depan.
3) Melangkah mundur tangkisan silang bawah, maju simpir ayunan, hadap kanan maju tebangan bawah kanan.
4) Maju silang tangkisan bawah, putar badan sabetan, geser kaki depan, hadap kanan tendangan sabit.
5) Leyek depan tepakan dua atas, tangan kanan lawan dipegang, lakukan tangkap kunci 5 hingga penyelesaian.
Tangkap Kunci 1 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rahang/ dagu lawan.
3. hentakkan siku tangan kanan kita ke lekukan siku tangan kanan lawan ke arah bawah.
4. sambil terus menekan, telapak tangan kita melingkar ke bawah dan mencengkeram dada/ leher lawan.
5. mendorong cengkeraman kita ke arah kiri, bersamaan menginjak lekukan lutut kaki kanan lawan.
Tangkap Kunci 2 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir kea rah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan kea rah rusuknya.
3. tangan kanan kita melingkar ke atas melalui bagian belakang punggung tangan kanan lawan, kemudian dengan menggunakan bagian lengan dalam tangan kanan kita, kita hantam/ patahkan lekukan siku dalam tangan kanan lawan.
4. tangan kanan kita, kita geser sehingga memegang pergelangan tangan kanan kiri kita yang sedang mencengkeram, kemudian menekan tangan kanan lawan yang terkunci ke arah kiri/ belakang.
5. kaki kanan kita, kita injakkan ke lekukan lutut kanan lawan sambil meneruskan tekanan kedua tangan kita terhadap tangan lawan, sehingga terjungkal ke belakang.
Tangkap Kunci 3 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir kea rah kiri.
2. tangan kanan kita memegang pergelangan tangan kanan lawan sejajar dengan tangan kanan kita, kedua ibu jari menekan punggung kepalan tangan kanan lawan, sehingga tertekuk ke atas.
3. kedua tangan kita menekan tangan kanan lawan ke bawah, bersamaan menggeser kaki kiri kita mundur dan menarik tangan kanan lawan yang terkunci melingkar ke kiri kea rah belakang sehingga lawan jatuh terlentang.

+ Tangkap Kunci 4 sampai dengan 6 dan Pelepasan Tangkap Kunci 1 dan 2

 

SELAMAT BERLATIH DAN SEMANGAT !!!

 

Materi Tingkat Dasar 2

Gerak Dasar :
1. Gerak Langkah
  • Maju silang
  • Mundur silang
  • Potong langkah
  • Geser depan
  • Geser belakang
2. Gerak Kaki Serangan
  • Gamparan atas
  • Gamparan bawah
  • Trap
  • Gajulan
  • Sirkel atas
  • Sirkel bawah
  • Jlontrotan
3. Gerak Tangan serangan
  • Ujung siku atas
  • Punggung siku datar
  • Sabetan
  • Keprukan
4. Gerak Tangan Tangkisan
  • Tangkisan silang bawah
  • Tangkisan silang atas
  • Tangkisan punggung siku
  • Tarik tampar siku
  • Punggung siku bawah
  • Ujung siku bawah
  • Sautan
  • Patah tebu
Rangkaian Gerak Praktis Dasar I:
1. mundur tangkisan bawah tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan depan.
2. mundur ke samping tepakan dua atas, maju tebasan datar sodokan silang.
Rangkaian Gerak Praktis Dasar II :
1. maju simpir ayunan maju keprukan sodokan atas, mundur ke samping punggung siku datar tangkisan atas pukulan silang.
2. mundur ujung siku bawah srimpet patah tebu, maju tendangan samping, (putar badan) tangkisan atas maju tendangan belakang.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar I:
1. Maju samping tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan samping.
2. hadap kiri pancer, srimpet potongan maju tebasan datar sodokan silang.
3. balik hadap ujung siku datar maju tendangan depan.
4. hadap kanan mundur simpir tangkisan bawah maju tendangan samping, putar badan maju tendangan belakang.
5. melangkah maju ayunan hadap kiri maju ke samping tepakan dua atas maju ujung siku datar maju tendangan sabit.
6. hadap kiri srimpet totokan, maju tenbangan bawah.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar II :
1. Maju samping tangkisan atas sodokan datar, ganti langkah mundur tangkisan silang atas maju tendangan depan.
2. geser depan ujung siku bawah putar badan tendangan belakang, maju silang tangkisan bawah, putar badan geser kaki sabetan sodokan atas (berubah arah), maju gajulan tendangan samping, jlontrotan, sirkel bawah.
3. mundur simpir tangkisan atas mundur leyek belakang tangkisan bawah, mundur ke samping tangkisan punggung siku bawah, maju keprukan sodokan atas.
4. maju simpir tepakan dua atas, melangkah mundur tarik tampar siku maju tendangan sabit maju tebangan bawah, maju ujung siku datar.
5. geser belakang balik hadap keprukan sodokan melingkar (berubah arah), tendangan samping.
Rangkaian Gerak Berpasangan Dasar II :
1. orang pertama (A)
1) Maju pukulan datar, leyek belakang (condong belakang),, leyek depan tepakan dua bawah.
2) Maju keprukan, leyek depan tangkisan punggung siku, pancer (kanan).
3) Jlontrotan (kanan), jatuhan samping (kena sirkel), langsung berdiri (kanan depan).
4) Maju sodokan silang, maju ke samping (lengan putar ke dalam, siku ditekuk), maju simpir, tangan kiri ambil bawah lutut depan lawan, maju jatuhkan lawan.
2. orang kedua (B)
1) maju samping potongan, maju tebasan datar, tendangan sabit.
2) Maju simpir putar badan, sabetan (kaki digeser menyesuaikan), tendangan sabit.
3) Mundur simpir, melangkah mundur, geser belakang, sirkel bawah (langsung berdiri, kanan kuda-kuda depan).
4) Maju samping tangkisan atas, tarik tampar siku (kaki kanan tarik ke belakang), teknik jatuh belakang.
Tangkap Kunci 1 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rahang/ dagu lawan.
3. hentakkan siku tangan kanan kita ke lekukan siku tangan kanan lawan ke arah bawah.
4. sambil terus menekan, telapak tangan kita melingkar ke bawah dan mencengkeram dada/ leher lawan.
5. mendorong cengkeraman kita ke arah kiri, bersamaan menginjak lekukan lutut kaki kanan lawan.
Tangkap Kunci 2 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rusuknya.
3. tangan kanan kita melingkar ke atas melalui bagian belakang punggung tangan kanan lawan, kemudian dengan menggunakan bagian lengan dalam tangan kanan kita, kita hantam/ patahkan lekukan siku dalam tangan kanan lawan.
4. tangan kanan kita, kita geser sehingga memegang pergelangan tangan kanan kiri kita yang sedang mencengkeram, kemudian menekan tangan kanan lawan yang terkunci ke arah kiri/ belakang.
5. kaki kanan kita, kita injakkan ke lekukan lutut kanan lawan sambil meneruskan tekanan kedua tangan kita terhadap tangan lawan, sehingga terjungkal ke belakang.
Tangkap Kunci 3 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. tangan kanan kita memegang pergelangan tangan kanan lawan sejajar dengan tangan kanan kita, kedua ibu jari menekan punggung kepalan tangan kanan lawan, sehingga tertekuk ke atas.
3. kedua tangan kita menekan tangan kanan lawan ke bawah, bersamaan menggeser kaki kiri kita mundur dan menarik tangan kanan lawan yang terkunci melingkar ke kiri ke arah belakang sehingga lawan jatuh terlentang.
SELAMAT BERLATIH DAN SEMANGAT !!!

Materi Tingkat Dasar 1

Gerak Dasar :
1. Sikap
  • Sikap siap
  • Sikap sempurna
  • Duduk sempurna
  • Kuda-kuda tengah sedang
  • Kuda-kudaTengahrendah
  • Leyek depan
  • Leyek belakang
  • Pancer
2. Gerak Langkah
  • Kiri kuda-kuda-kuda depan
  • Kanan kuda-kuda depan
  • Ganti langkah
  • Melangkah maju
  • Melangkah mundur
  • Maju samping
  • Mundur samping
  • Hadap kanan
  • Hadap kiri
  • Balik hadap
  • Maju simpir
  • Mundur simpir
  • Srimpet
3. Gerak Kaki Serangan
  • Tendangan depan
  • Tendangan samping
  • Tendangan sabit
  • Tendangan belakang
  • Pengkalan
4. Gerak Tangan serangan
  • Pukulan datar
  • Pukulan silang
  • Sodokan datar
  • Sodokan silang
  • Sodokan melingkar
  • Sodokan atas
  • Tebasan datar
  • Tebangan datar
  • Tebangan bawah
  • Totokan
5. Gerak Tangan Tangkisan
  • Tangkisan atas
  • Tangkisan bawah
  • Tepakan dua atas
  • Tepakan dua bawah
  • Potongan
  • Ayunan
Rangkaian Gerak Praktis Dasar I:
1. mundur tangkisan bawah tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan depan.
2. mundur ke samping tepakan dua atas, maju tebasan datar sodokan silang.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar I:
1. Maju samping tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan samping.
2. hadap kiri pancer, srimpet potongan maju tebasan datar sodokan silang.
3. balik hadap ujung siku datar maju tendangan depan.
4. hadap kanan mundur simpir tangkisan bawah maju tendangan samping, putar badan maju tendangan belakang.
5. melangkah maju ayunan hadap kiri maju ke samping tepakan dua atas, maju ujung siku datar maju tendangan sabit.
6. hadap kiri srimpet totokan, maju tebangan bawah.
Rangkaian Gerak Berpasangan Dasar I :
1. A
1) Maju tendangan depan, sodokan silang.
2) Mundur samping, hadap kiri tendangan sabit (kanan), sodokan melingkar, hadap kiri leyek depan tepakan dua atas.
3) Maju ujung siku datar, putar badan tendangan belakang, roll depan.
2. B
1) Maju samping, tangkisan bawah, leyek depan potongan.
2) Maju tebasan datar, hadap kiri maju samping tepakan dua bawah, leyek belakang, pukulan silang.
3) Mundur samping tepakan dua atas, maju simpir putar badan leyek belakang, tendangan samping.
Tangkap Kunci 1 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rahang/ dagu lawan.
3. hentakkan siku tangan kanan kita ke lekukan siku tangan kanan lawan ke arah bawah.
4. sambil terus menekan, telapak tangan kita melingkar ke bawah dan mencengkeram dada/ leher lawan.
5. mendorong cengkeraman kita ke arah kiri, bersamaan menginjak lekukan lutut kaki kanan lawan.
SELAMAT BERLATIH DAN SEMANGAT !!!

Gerak Dasar Merpati Putih

Materi Dasar Merpati Putih
Gerak Dasar :
1. Sikap
  • Sikap siap
  • Sikap sempurna
  • Duduk sempurna
  • Kuda-kuda tengah sedang
  • Kuda-kuda tengah rendah
  • Leyek depan
  • Leyek belakang
  • Pancer
2. Gerak Langkah
  • Kiri kuda-kuda-kuda depan
  • Kanan kuda-kuda depan
  • Ganti langkah
  • Melangkah maju
  • Melangkah mundur
  • Maju samping
  • Mundur samping
  • Hadap kanan
  • Hadap kiri
  • Balik hadap
  • Maju simpir
  • Mundur simpir
  • Srimpet
  • Maju silang
  • Mundur silang
  • Potong langkah
  • Geser depan
  • Geser belakang
3. Gerak Kaki Serangan
  • Tendangan depan
  • Tendangan samping
  • Tendangan sabit
  • Tendangan belakang
  • Pengkalan
  • Gamparan atas
  • Gamparan bawah
  • Trap
  • Gajulan
  • Sirkel atas
  • Sirkel bawah
  • Jlontrotan
  • Guntingan
  • Cecakan
4. Gerak Tangan serangan
  • Pukulan datar
  • Pukulan silang
  • Sodokan datar
  • Sodokan silang
  • Sodokan melingkar
  • Sodokan atas
  • Tebasan datar
  • Tebangan datar
  • Tebangan bawah
  • Totokan ujung siku datar
  • Ujung siku atas
  • Punggung siku datar
  • Sabetan
  • Keprukan
5. Gerak Tangan Tangkisan
  • Tangkisan atas
  • Tangkisan bawah
  • Tepakan dua atas
  • Tepakan dua bawah
  • Potongan
  • Tangkisan silang bawah
  • Tangkisan silang atas
  • Tangkisan punggung siku
  • Tarik tampar siku
  • Punggung siku bawah
  • Ujung siku bawah
  • Patah tebu
  • Ayunan
  • Tangkisan silang bawah
  • Sautan