Daftar Kelas Untuk Wiralaga/Tanding Pencak Silat

oke,, selisih antar kelas pda pertndingan wiralaga pencak silat telah di perbaharui, yang semulanya untuk Kelas Remaja dengan selisih 3 kg sekarang menjadi 4 kg. Sedangkan untuk kelas dewasa tetap dengan selisih 5 kg.

Ini dia daftar berat badan tiap kelasnya.

 

Remaja Putra :

  1. Kelas A : 39kg – 43kg
  2. Kelas B : 43kg – 47kg
  3. Kelas C : 47kg – 51kg
  4. Kelas D : 51kg – 55kg
  5. Kelas E : 55kg – 59kg
  6. Kelas F : 59kg – 63kg
  7. Kelas G : 63kg – 67kg
  8. Kelas H : 67kg – 71kg
  9. Kelas I : 71kg – 75kg
  10. Kelas J : 75kg – 79kg
  11. Kelas K : 79kg – 83kg
  12. Kelas L : 83kg – 87kg
  13. Kelas Bebas : 87kg

13 Kelas untuk putra (selisih tiap kelas 4kg, kecuali kelas bebas)

 

Remaja Putri :

  1. Kelas A : 39kg – 43kg
  2. Kelas B : 43kg – 47kg
  3. Kelas C : 47kg – 51kg
  4. Kelas D : 51kg – 55kg
  5. Kelas E : 55kg – 59kg
  6. Kelas F : 59kg – 63kg
  7. Kelas G : 63kg – 67kg
  8. Kelas H : 67kg – 71kg
  9. Kelas I : 71kg – 75kg
  10. Kelas Bebas : 75kg

10 Kelas untuk putri (selisih tiap kelas 4kg, kecuali kelas bebas)

Untuk umur : Sampai dengan 17 tahun. Lebih dari 17 tahun masuk kelas Dewasa

 

Kelas Dewasa :

Dewasa Putra :

  1. Kelas A : 45kg – 50kg
  2. Kelas B : 50kg – 55kg
  3. Kelas C : 55kg – 60kg
  4. Kelas D : 60kg – 65kg
  5. Kelas E : 65kg – 70kg
  6. Kelas F : 70kg – 75kg
  7. Kelas G : 75kg – 80kg
  8. Kelas H : 80kg – 85kg
  9. Kelas I : 85kg – 90kg
  10. Kelas J : 90kg – 95kg
  11. Kelas K : 95kg

11 Kelas untuk putra (selisih tiap kelas 5kg, kecuali kelas bebas)

 

Dewasa Putri :

  1. Kelas A : 45kg – 50kg
  2. Kelas B : 50kg – 55kg
  3. Kelas C : 55kg – 60kg
  4. Kelas D : 60kg – 65kg
  5. Kelas E : 65kg – 70kg
  6. Kelas F : 70kg – 75kg
  7. Kelas G : 75kg

7 Kelas untuk putri (selisih tiap kelas 5kg, kecuali kelas bebas)

Untuk usia : sampai dengan 35 tahun. Lebih dari 35 tahun masuk kelas “Pensiun” 😀

 

mungkin hanya sekian untuk Thread kali ini. See you next time 😉

 

Jokowi: Saya Sangat Bangga Sekali terhadap Kopassus

Jakarta – Aneka atraksi korps baret merah di HUT Kopassus membuat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kepincut. Ia berharap Kopassus yang genap berumur 61 tahun ini semakin profesional.

“Saya sangat bangga sekali terhadap Kopassus,” kata Jokowi bersemangat usai menghadiri perayaan HUT ke-61 Kopassus di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (16/4/2013).

Jokowi memaparkan kebanggaannya terhadap pasukan khusus tersebut. Pertama, karena Kopassus masuk dalam 3 besar satuan khusus di dunia.

“Yang kedua, setelah melihat antraksi di panggung tadi menambah kebanggaan saya. Bukan sebuah hal yang direka-reka tetapi kalau masuk tiga besar saya tidak kaget, kalau tadi Merpati Putih dengan latihan bisa melakukan hal-hal yang di luar normal kita,” papar Jokowi yang didampingi Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo ini.

Pria asli Surakarta ini berharap Kopassus tetap profesional. “Saya nggak meragukan Kopassus sedikit pun,” ujar Jokowi.

Dikasih topi baret merah, Pak? “Ndaak,” jawab Jokowi singkat.

(aan/nrl)

sumber : http://news.detik.com/

Jokowi: Wajar Kopassus Tiga Besar Pasukan Elit Terbaik Dunia

Jokowi: Wajar Kopassus Tiga Besar Pasukan Elit Terbaik DuniaTRIBUNNEWS.COM, JAKARTA–Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengaku bangga dengan pasukan elit, Kopassus. Pernyataan Jokowi ini disampaikan disela-sela perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-61 Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
“Saya sangat bangga sekali terhadap Kopassus,” ujar Joko Widodo di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (16/4/2013).

Yang membuat Joko Widodo bangga terhadap pasukan elit TNI AD ini yakni Kopassus mampu bertengger di urutan 3 besar Pasukan Elit di Dunia, yang terpaut dua angka dari pasukan elit Inggris, yaitu Special Air Service (SAS) yang berada di urutan pertama.

Menurut pria yang akrab disapa Jokowi ini, keberhasilan Kopassus masuk pasukan elit yang diperhitungkan di dunia ini salah satunya dari sisi bela diri yang diperagakan dalam HUT Kopassus berupa atraksi silat dari Merpati putih.

Mantan Walikota Surakarta ini juga menilai bahwa pencak silat Merpati Putih memiliki jurus-jurus yang mampu menunjukkan kekuatan di luar normal manusia, sehingga wajar ketika Kopassus dinobatkan sebagai 3 besar pasukan elit di dunia.

“Bukan sebuah hal yang direk-reka tetapi kalau masuk tiga besar saya tidak kaget kalau tadi merpati putih dengan latihan bisa melakukan hal-hal yang diluar normal kita,” tutur Jokowi.

 

sumber : http://www.tribunnews.com

 

Kopassus pamer menembak dan naik motor dengan mata ditutup

Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo mengecek kemampuan dasar ketrampilan prajurit korps baret merah ini. Setiap prajurit komando wajib menguasai bela diri dan bertarung tanpa senjata.

Kemampuan yang dicek berupa bela diri Merpati Putih dan lempar pisau dan kapak (lempika) di Makopassus, Cijantung, Kamis (8/11).

“Setiap prajurit Kopassus berkewajiban untuk memelihara dan membina kemampuan bela diri Merpati Putih, lempika, panjat tebing, terjun, karate. bela diri merupakan rohnya Kopassus,” kata Mayjen Agus.

Para prajurit pun mendemontrasikan kemampuan lempar pisau dengan jarak 3 meter, 5 meter dan 6 meter sedangkan demontrasi Bela diri Merpati Putih, menghancurkan benda keras berupa beton, plat cor, dan besi dragon.

Mereka juga mengasah indra keenam dengan mata tertutup. Mulai menembak sasaran, membaca tulisan, hingga mengendarai sepeda motor dengan mata tertutup.

“Dengan kemampuan yang dimilikinya maka prajurit selalu siap sewaktu-waktu digerakkan untuk melaksanakan operasi khusus baik Operasi Komando, Operasi Sandhi Yudha maupun antiteror,” tegas Agus.

Menurut Dewan Guru PPS Betako Merpati Putih Jakarta , Totok Suwardoyo beladiri Mepati Putih Cabang Jakarta terbentuk pada tahun 1977. Pada saat itu Merpati Putih sudah melatih para prajurit Kopassandha (sekarang Kopassus).

Reporter : Ramadhian Fadillah

(mdk/ian)

sumber : m.merdeka.com

Merpati Putih, Berpijak pada Budaya untuk Kejayaan Bangsa

JAKARTA, KOMPAS.com–Tantangan 50 tahun ke depan, menjadi tema terpenting yang dilontarkan guru besar Perguruan Pencak Silat Beladiri Tangan Kosong Merpati Putih, dalam Munas ke-10 yang sekaligus merayakan ulangtahunnya yang ke-50, di Padepokan Silat TMII, Jakarta, yang berlangsung pada 28 hingga 30 Maret 2013.

Menurut Mas Poeng, periode 50 tahun ke depan, Merpati Putih sebagai perguruan silat yang berakar dari budaya bangsa, harus berperan sebagai bagian dari pengutuhan integritas berbangsa dan bertanah air. ‘’Mempelajari falsafah, maupun gerakan yang diajakarkan di Merpati Putih, adalah mempelajari akar budaya bangsa. Silat Merpati Putih adalah bagian dari budaya bangsa yang harus kita lestarikan dan kembangkan, tanpa menghilangkan akar utamanya,’’ tutur Mas Poeng.

Maka ditegaskan oleh Mas Poeng, Merpati Putih ke depan, juga harus mengambil peran aktif sebagai bagian dari pengembalian kesadaran berbangsa dan bertanah air. ‘’Saya yakin anak mudalah yang harus menjalankannya,’’ kata Mas Poeng.

Menanggapi penegasan sang guru besar, ketua umum Merpati Putih terpilih untuk 5 tahun ke depan, Taufan Eko Nugroho Rotosiko yang belum berusia 40 tahun, dan sekarang salah satunya memegang jabatan sebagai Ketua Umum KNPI, mengatakan, “Silat adalah bagian penting dari budaya bangsa. Banyak negara berangkat dari olahraga beladiri untuk mengenalkan diri di mancanegara. Kita juga yakin, lewat silat yang merupakan akar budaya bangsa, kita bisa unjuk diri lebih di kancah internasional,’’ tegas Taufan.

Acara HUT Merpati Putih juga dimeriahkan dengan pagelaran gerak dan tari. Gerakan Silat yang dikoreografikan menjadi tarian-tarian menawan, yang di tengah-tengahnya pun ada peragaan anggota Merpati Putih Kopassus dan Marinir.

Sekitar 60 pesilat merpati putih dari Indramayu terlibat dalam gerak dan tari bertema: Tarian Hati Gerakan Nurani tersebut. Yang dipandu MC, Charles Bonar Sirait dan Ririn Saji. (*)

Dok. Merpati PutihDalam merayakan ulangtahunnya yang ke-50, di Padepokan Silat TMII, Jakarta, yang berlangsung pada 28 hingga 30 Maret 2013, diisi berbagai atraksi.
sumber : http://oase.kompas.com

 

Sudah Tingkat (strip) Apa Mas/Mba?

Sudah strip (tingkat) apa Mas/Mba? Mungkin pertanyaan ini lah yang sering muncul kalau sesama anggota Merpati Putih berjumpa. Dan mungkin ada yang ngejawab “harusnya sih udah Kombinasi Satu tapi tahun lalu ngak ikut ujian”, “ada juga yang ngejawab wah saya anggota lama kayaknya udah lupa stripnya”, “ah ada aja mas, rahasia!”, dan tentu aja yg ngejawab dengan jujur. Pertanyaan ini sebenarnya akan terjawab dengan jelas dengan melihat strip yang ada di sabuk anggota yang ditanya tapi kita bisa melihat ada anggota yang menyembunyikan strip diantara lipatan sabuk atau ada juga yang memang tidak ada stripnya tapi kita bisa kenal pasti kalau anggota tersebut adalah anggota lama.

Ada juga anggota yang ragu-ragu dan berpikir lama kalau mau ngejawab pertanyaan tersebut karena mereka bingung harus ngejawab apa kepada lawan bicara mereka, mereka takut kalau kalau menjawab sudah strip yang level tinggi nanti jika lawan bicara melihat kemampuan teknik mereka rendah/tidak sesuai dengan harapan lawan bicara mereka maka yang anggota yang ditanya akan malu tapi jika dikatakan stripnya masih rendah anggota tersebut takut direndahkan oleh lawan bicaranya.
Dari pengamatan penulis juga melihat kalau dalam perkelahian bebas sering kali yang namanya label strip menjadi pudar. Kenapa? Banyak kita lihat ada anggota junior mengalahkan seniornya atau ada tingkatan balik satu bisa mengalahkan tingkat kombinasi satu (versi IPSI karena dalam perkelahian bebas ala MP berdasarkan tingkatan). Penulis melihat ada kecenderungan di sebagian anggota yang apabila sudah mencapai tingkatan tertentu terutama yang sudah Kombinasi satu keatas sudah jarang untuk berlatih lagi minimal latihan sendiri di rumah dan inginnya hanya melatih anggota dibawahnya serta hanya ingin aktif di organisasi saja. Padahal keilmuan tidak seperti itu yang namanya ilmu harus selalu digali, dilatih, dilatih dan dilatih dan tentunya ada bimbingan dari pelatihnya dan ini tidak bisa hanya dilihat dengan tingkatan atau strp yang digunakan oleh anggota.
Tapi terlepas dari itu semua, untuk mengejar tingkatan/strip adalah bukan hal yang salah tapi memang merupakan keharusan bagi anggota Merpati Putih sehingga akan dapat dilihat hasil latihan yang di dapat selama proses latihan. Tapi yang menjadi salah ada sebagian dari anggota hanya mengejar strip hanya untuk memperoleh kebanggaan supaya dihargai oleh anggota lainnya karena sudah tinggi tingkatnya atau sudah bisa dibilang senior di cabangnya.
Untuk itu dalam proses latihan Merpati Putih harus ada proses yang berketerusan dan meraih tingkatan tinggi adalah hal yang wajar. Harus adanya keseimbangan ilmu dengan strip yang digunakan sekarang sehingga kita akan menjadi nyaman dengan apa yang kita dapat, kita punya dan kita sandang yang tentunya dari segi keilmuan Merpati Putih dapat kita pertanggungjawabkan.
Belajar Merpati Putih tidak ada istilah tamat atau sudah habis untuk belajar. Mempelajari Merpati Putih sama seperti mempelajari ilmu-ilmu yang lain di atas muka bumi ini yang akan menjadi tamat kalau kita sudah dipanggil yang kuasa.
 Oleh Boy Syahputra

Materi Tingkat Balik 1

Gerak Dasar :
1. Gerak Kaki Serangan
  • Guntingan
  • Cecakan
Rangkaian Gerak Praktis Dasar I:
1. mundur tangkisan bawah tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan depan.
2. mundur ke samping tepakan dua atas, maju tebasan datar sodokan silang.
Rangkaian Gerak Praktis Dasar II :
1. maju simpir ayunan maju keprukan sodokan atas, mundur ke samping punggung siku datar tangkisan atas pukulan silang.
2. mundur ujung siku bawah srimpet patah tebu, maju tendangan samping, (putar badan) tangkisan atas maju tendangan belakang.
Gerak Praktis Balik I :
1. Mundur simpir ujung siku bawah, mundur tangkisan bawah pukulan silang. Maju keprukan sodokan atas.
2. srimpet ayunan, pengkalan, sirkel bawah.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar I :
1. Maju samping tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan samping.
2. hadap kiri pancer, srimpet potongan maju tebasan datar sodokan silang.
3. balik hadap ujung siku datar maju tendangan depan.
4. hadap kanan mundur simpir tangkisan bawah maju tendangan samping, putar badan maju tendangan belakang.
5. melangkah maju ayunan hadap kiri maju ke samping tepakan dua atas maju ujung siku datar maju tendangan sabit.
6. hadap kiri srimpet totokan, maju tenbangan bawah.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar II :
1. Maju samping tangkisan atas sodokan datar, ganti langkah mundur tangkisan silang atas maju tendangan depan.
2. geser depan ujung siku bawah putar badan tendangan belakang, maju silang tangkisan bawah, putar badan geser kaki sabetan sodokan atas (berubah arah), maju gajulan tendangan samping, jlontrotan, sirkel bawah.
3. mundur simpir tangkisan atas mundur leyek belakang tangkisan bawah, mundur ke samping tangkisan punggung siku bawah, maju keprukan sodokan atas.
4. maju simpir tepakan dua atas, melangkah mundur tarik tampar siku maju tendangan sabit maju tebangan bawah, maju ujung siku datar.
5. geser belakang balik hadap keprukan sodokan melingkar (berubah arah), tendangan samping.
Gerak Terikat Balik I :
1. Mundur silang leyek belakang ayunan, maju samping putar badan sabetan, geser kaki depan sodokan atas maju punggung siku datar.
2. maju silang putar badan tangkisan atas (berubah arah) geser belakang tangkisan punggung siku bawah, melangkah mundur patah tebu.
3. geser depan leyek belakang potongan (berubah arah), maju tendangan sabit, sirkel atas, gamparan bawah.
4. Berdiri putar badan belakang tangkisan bawah, srimpet potongan, melangkah maju tangkap kunci I.
5. maju simpir putar badan leyek belakang ayunan tebangan datar, sirkel bawah, mundur simpir mundur leyek belakang tangkisan bawah.
6. Mundur samping totokan, mau tangkisan atas sodokan silang, geser belakang leyek belakang tangkisan punggung siku bawah, maju tendangan sabit.
Rangkaian Gerak Berpasangan Balik I :
1. Orang pertama (A)
1) Maju samping tebangan datar (kanan) tangkisan atas (kiri), ganti leyek, tebangan datar (kiri) tangkisan atas (kanan).
2) Pegang tangan kiri lawan, kait siku kiri lawan (dengan tangan kiri), tangan kiri memegang pergelangan tangan kanan (tangkap kunci 2), lakukan tangkap kunci 2, teknik jatuhan belakang, tendangan depan, berdiri kanan kuda-kuda depan.
3) Loncat maju tendangan depan (kanan), jlontrotan (kanan), kanan kuda-kuda depan.
4) Putar badan tendangan belakang, maju simpir putar badan (sambil menunduk), maju leyek belakang tangkisan punggung siku.
5) Maju simpir, putar badan sabetan.
2. Orang kedua (B)
1) Maju samping tebangan datar (kanan) tangkisan atas (kiri), ganti leyek, tebangan datar (kiri), tangkisan atas (kanan).
2) Pelepasan tangkap kunci 2 (badan merendah, kaki kanan maju simpir putar badan, tangan kanan sautan ke kaki depan lawan, kaki kiri geser kedepan sambil jatuhkan lawan), mundur, siap kanan kuda-kuda depan.
3) Melangkah mundur tangkisan silang bawah, maju simpir ayunan, hadap kanan maju tebangan bawah kanan.
4) Maju silang tangkisan bawah, putar badan sabetan, geser kaki depan, hadap kanan tendangan sabit.
5) Leyek depan tepakan dua atas, tangan kanan lawan dipegang, lakukan tangkap kunci 5 hingga penyelesaian.
Tangkap Kunci 1 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rahang/ dagu lawan.
3. hentakkan siku tangan kanan kita ke lekukan siku tangan kanan lawan ke arah bawah.
4. sambil terus menekan, telapak tangan kita melingkar ke bawah dan mencengkeram dada/ leher lawan.
5. mendorong cengkeraman kita ke arah kiri, bersamaan menginjak lekukan lutut kaki kanan lawan.
Tangkap Kunci 2 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir kea rah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan kea rah rusuknya.
3. tangan kanan kita melingkar ke atas melalui bagian belakang punggung tangan kanan lawan, kemudian dengan menggunakan bagian lengan dalam tangan kanan kita, kita hantam/ patahkan lekukan siku dalam tangan kanan lawan.
4. tangan kanan kita, kita geser sehingga memegang pergelangan tangan kanan kiri kita yang sedang mencengkeram, kemudian menekan tangan kanan lawan yang terkunci ke arah kiri/ belakang.
5. kaki kanan kita, kita injakkan ke lekukan lutut kanan lawan sambil meneruskan tekanan kedua tangan kita terhadap tangan lawan, sehingga terjungkal ke belakang.
Tangkap Kunci 3 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir kea rah kiri.
2. tangan kanan kita memegang pergelangan tangan kanan lawan sejajar dengan tangan kanan kita, kedua ibu jari menekan punggung kepalan tangan kanan lawan, sehingga tertekuk ke atas.
3. kedua tangan kita menekan tangan kanan lawan ke bawah, bersamaan menggeser kaki kiri kita mundur dan menarik tangan kanan lawan yang terkunci melingkar ke kiri kea rah belakang sehingga lawan jatuh terlentang.

+ Tangkap Kunci 4 sampai dengan 6 dan Pelepasan Tangkap Kunci 1 dan 2

 

SELAMAT BERLATIH DAN SEMANGAT !!!

 

Materi Tingkat Dasar 2

Gerak Dasar :
1. Gerak Langkah
  • Maju silang
  • Mundur silang
  • Potong langkah
  • Geser depan
  • Geser belakang
2. Gerak Kaki Serangan
  • Gamparan atas
  • Gamparan bawah
  • Trap
  • Gajulan
  • Sirkel atas
  • Sirkel bawah
  • Jlontrotan
3. Gerak Tangan serangan
  • Ujung siku atas
  • Punggung siku datar
  • Sabetan
  • Keprukan
4. Gerak Tangan Tangkisan
  • Tangkisan silang bawah
  • Tangkisan silang atas
  • Tangkisan punggung siku
  • Tarik tampar siku
  • Punggung siku bawah
  • Ujung siku bawah
  • Sautan
  • Patah tebu
Rangkaian Gerak Praktis Dasar I:
1. mundur tangkisan bawah tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan depan.
2. mundur ke samping tepakan dua atas, maju tebasan datar sodokan silang.
Rangkaian Gerak Praktis Dasar II :
1. maju simpir ayunan maju keprukan sodokan atas, mundur ke samping punggung siku datar tangkisan atas pukulan silang.
2. mundur ujung siku bawah srimpet patah tebu, maju tendangan samping, (putar badan) tangkisan atas maju tendangan belakang.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar I:
1. Maju samping tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan samping.
2. hadap kiri pancer, srimpet potongan maju tebasan datar sodokan silang.
3. balik hadap ujung siku datar maju tendangan depan.
4. hadap kanan mundur simpir tangkisan bawah maju tendangan samping, putar badan maju tendangan belakang.
5. melangkah maju ayunan hadap kiri maju ke samping tepakan dua atas maju ujung siku datar maju tendangan sabit.
6. hadap kiri srimpet totokan, maju tenbangan bawah.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar II :
1. Maju samping tangkisan atas sodokan datar, ganti langkah mundur tangkisan silang atas maju tendangan depan.
2. geser depan ujung siku bawah putar badan tendangan belakang, maju silang tangkisan bawah, putar badan geser kaki sabetan sodokan atas (berubah arah), maju gajulan tendangan samping, jlontrotan, sirkel bawah.
3. mundur simpir tangkisan atas mundur leyek belakang tangkisan bawah, mundur ke samping tangkisan punggung siku bawah, maju keprukan sodokan atas.
4. maju simpir tepakan dua atas, melangkah mundur tarik tampar siku maju tendangan sabit maju tebangan bawah, maju ujung siku datar.
5. geser belakang balik hadap keprukan sodokan melingkar (berubah arah), tendangan samping.
Rangkaian Gerak Berpasangan Dasar II :
1. orang pertama (A)
1) Maju pukulan datar, leyek belakang (condong belakang),, leyek depan tepakan dua bawah.
2) Maju keprukan, leyek depan tangkisan punggung siku, pancer (kanan).
3) Jlontrotan (kanan), jatuhan samping (kena sirkel), langsung berdiri (kanan depan).
4) Maju sodokan silang, maju ke samping (lengan putar ke dalam, siku ditekuk), maju simpir, tangan kiri ambil bawah lutut depan lawan, maju jatuhkan lawan.
2. orang kedua (B)
1) maju samping potongan, maju tebasan datar, tendangan sabit.
2) Maju simpir putar badan, sabetan (kaki digeser menyesuaikan), tendangan sabit.
3) Mundur simpir, melangkah mundur, geser belakang, sirkel bawah (langsung berdiri, kanan kuda-kuda depan).
4) Maju samping tangkisan atas, tarik tampar siku (kaki kanan tarik ke belakang), teknik jatuh belakang.
Tangkap Kunci 1 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rahang/ dagu lawan.
3. hentakkan siku tangan kanan kita ke lekukan siku tangan kanan lawan ke arah bawah.
4. sambil terus menekan, telapak tangan kita melingkar ke bawah dan mencengkeram dada/ leher lawan.
5. mendorong cengkeraman kita ke arah kiri, bersamaan menginjak lekukan lutut kaki kanan lawan.
Tangkap Kunci 2 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rusuknya.
3. tangan kanan kita melingkar ke atas melalui bagian belakang punggung tangan kanan lawan, kemudian dengan menggunakan bagian lengan dalam tangan kanan kita, kita hantam/ patahkan lekukan siku dalam tangan kanan lawan.
4. tangan kanan kita, kita geser sehingga memegang pergelangan tangan kanan kiri kita yang sedang mencengkeram, kemudian menekan tangan kanan lawan yang terkunci ke arah kiri/ belakang.
5. kaki kanan kita, kita injakkan ke lekukan lutut kanan lawan sambil meneruskan tekanan kedua tangan kita terhadap tangan lawan, sehingga terjungkal ke belakang.
Tangkap Kunci 3 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. tangan kanan kita memegang pergelangan tangan kanan lawan sejajar dengan tangan kanan kita, kedua ibu jari menekan punggung kepalan tangan kanan lawan, sehingga tertekuk ke atas.
3. kedua tangan kita menekan tangan kanan lawan ke bawah, bersamaan menggeser kaki kiri kita mundur dan menarik tangan kanan lawan yang terkunci melingkar ke kiri ke arah belakang sehingga lawan jatuh terlentang.
SELAMAT BERLATIH DAN SEMANGAT !!!

Materi Tingkat Dasar 1

Gerak Dasar :
1. Sikap
  • Sikap siap
  • Sikap sempurna
  • Duduk sempurna
  • Kuda-kuda tengah sedang
  • Kuda-kudaTengahrendah
  • Leyek depan
  • Leyek belakang
  • Pancer
2. Gerak Langkah
  • Kiri kuda-kuda-kuda depan
  • Kanan kuda-kuda depan
  • Ganti langkah
  • Melangkah maju
  • Melangkah mundur
  • Maju samping
  • Mundur samping
  • Hadap kanan
  • Hadap kiri
  • Balik hadap
  • Maju simpir
  • Mundur simpir
  • Srimpet
3. Gerak Kaki Serangan
  • Tendangan depan
  • Tendangan samping
  • Tendangan sabit
  • Tendangan belakang
  • Pengkalan
4. Gerak Tangan serangan
  • Pukulan datar
  • Pukulan silang
  • Sodokan datar
  • Sodokan silang
  • Sodokan melingkar
  • Sodokan atas
  • Tebasan datar
  • Tebangan datar
  • Tebangan bawah
  • Totokan
5. Gerak Tangan Tangkisan
  • Tangkisan atas
  • Tangkisan bawah
  • Tepakan dua atas
  • Tepakan dua bawah
  • Potongan
  • Ayunan
Rangkaian Gerak Praktis Dasar I:
1. mundur tangkisan bawah tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan depan.
2. mundur ke samping tepakan dua atas, maju tebasan datar sodokan silang.
Rangkaian Gerak Terikat Dasar I:
1. Maju samping tangkisan atas pukulan silang, maju tendangan samping.
2. hadap kiri pancer, srimpet potongan maju tebasan datar sodokan silang.
3. balik hadap ujung siku datar maju tendangan depan.
4. hadap kanan mundur simpir tangkisan bawah maju tendangan samping, putar badan maju tendangan belakang.
5. melangkah maju ayunan hadap kiri maju ke samping tepakan dua atas, maju ujung siku datar maju tendangan sabit.
6. hadap kiri srimpet totokan, maju tebangan bawah.
Rangkaian Gerak Berpasangan Dasar I :
1. A
1) Maju tendangan depan, sodokan silang.
2) Mundur samping, hadap kiri tendangan sabit (kanan), sodokan melingkar, hadap kiri leyek depan tepakan dua atas.
3) Maju ujung siku datar, putar badan tendangan belakang, roll depan.
2. B
1) Maju samping, tangkisan bawah, leyek depan potongan.
2) Maju tebasan datar, hadap kiri maju samping tepakan dua bawah, leyek belakang, pukulan silang.
3) Mundur samping tepakan dua atas, maju simpir putar badan leyek belakang, tendangan samping.
Tangkap Kunci 1 :
1. dengan menggeser kaki kiri secukupnya, tangan kiri menangkap tangan lawan yang sedang menyerang pada pergelangan tangannya. Ibu jari menekan punggung kepalan tangan lawan kemudian diangkat dan diplintir ke arah kiri.
2. lakukan sodokan melingkar dengan tangan kanan ke arah rahang/ dagu lawan.
3. hentakkan siku tangan kanan kita ke lekukan siku tangan kanan lawan ke arah bawah.
4. sambil terus menekan, telapak tangan kita melingkar ke bawah dan mencengkeram dada/ leher lawan.
5. mendorong cengkeraman kita ke arah kiri, bersamaan menginjak lekukan lutut kaki kanan lawan.
SELAMAT BERLATIH DAN SEMANGAT !!!

Gerak Dasar Merpati Putih

Materi Dasar Merpati Putih
Gerak Dasar :
1. Sikap
  • Sikap siap
  • Sikap sempurna
  • Duduk sempurna
  • Kuda-kuda tengah sedang
  • Kuda-kuda tengah rendah
  • Leyek depan
  • Leyek belakang
  • Pancer
2. Gerak Langkah
  • Kiri kuda-kuda-kuda depan
  • Kanan kuda-kuda depan
  • Ganti langkah
  • Melangkah maju
  • Melangkah mundur
  • Maju samping
  • Mundur samping
  • Hadap kanan
  • Hadap kiri
  • Balik hadap
  • Maju simpir
  • Mundur simpir
  • Srimpet
  • Maju silang
  • Mundur silang
  • Potong langkah
  • Geser depan
  • Geser belakang
3. Gerak Kaki Serangan
  • Tendangan depan
  • Tendangan samping
  • Tendangan sabit
  • Tendangan belakang
  • Pengkalan
  • Gamparan atas
  • Gamparan bawah
  • Trap
  • Gajulan
  • Sirkel atas
  • Sirkel bawah
  • Jlontrotan
  • Guntingan
  • Cecakan
4. Gerak Tangan serangan
  • Pukulan datar
  • Pukulan silang
  • Sodokan datar
  • Sodokan silang
  • Sodokan melingkar
  • Sodokan atas
  • Tebasan datar
  • Tebangan datar
  • Tebangan bawah
  • Totokan ujung siku datar
  • Ujung siku atas
  • Punggung siku datar
  • Sabetan
  • Keprukan
5. Gerak Tangan Tangkisan
  • Tangkisan atas
  • Tangkisan bawah
  • Tepakan dua atas
  • Tepakan dua bawah
  • Potongan
  • Tangkisan silang bawah
  • Tangkisan silang atas
  • Tangkisan punggung siku
  • Tarik tampar siku
  • Punggung siku bawah
  • Ujung siku bawah
  • Patah tebu
  • Ayunan
  • Tangkisan silang bawah
  • Sautan